Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi. Prestasi gemilang datang dari Fakultas Ilmu Pemerintahan yang berhasil meraih juara pertama dalam Kompetisi Desain Kebijakan Publik Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Ilmu Pemerintahan Indonesia (AIPI) dan didukung oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Pencapaian luar biasa ini menandai puncak dedikasi mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah bekerja keras mempersiapkan tim kompetisi selama berbulan-bulan.
Tim yang terdiri dari empat mahasiswa program studi Ilmu Pemerintahan—Adi Pratama (angkatan 2023), Siti Nur Azizah (angkatan 2023), Muhammad Ridho Pratomo (angkatan 2023), dan Eka Putri Maharani (angkatan 2024)—berhasil mengalahkan ratusan peserta dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia. Kompetisi yang digelar di Jakarta pada tanggal 10-16 April 2026 ini menguji kemampuan peserta dalam merancang kebijakan publik inovatif yang dapat mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.
Tema yang dipilih oleh tim Unismuh Kendari adalah “Reformasi Sistem Manajemen Sampah Terintegrasi untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Era Ekonomi Sirkular.” Penelitian mendalam dan analisis komprehensif yang mereka lakukan mencakup studi lapangan langsung ke beberapa desa pesisir di Sulawesi Tenggara, wawancara dengan stakeholder lokal, dan analisis data kebijakan publik dari berbagai negara yang telah berhasil mengimplementasikan program serupa.
Perjalanan Panjang Menuju Juara Nasional
Perjalanan menuju prestasi nasional ini dimulai sejak awal semester ganjil 2025-2026. Tim dibimbing langsung oleh Dr. Bambang Suryanto, M.A., Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan, serta dosen pendamping Dr. Nur Fadhilah Syarif, S.IP., M.A., yang merupakan spesialis dalam bidang kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan. Proses persiapan melibatkan riset literatur intensif, pengembangan metodologi penelitian, dan presentasi berulang kali di depan panel akademisi untuk mendapat feedback konstruktif.
“Kami memilih tema yang sangat relevan dengan kondisi geografis dan ekonomi masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kendari,” jelas Adi Pratama, ketua tim kompetisi, saat dikonfirmasi pada hari Rabu, 17 April 2026. Pemuda berusia 21 tahun ini menjelaskan bahwa awalnya tim mempertimbangkan berbagai tema, namun akhirnya memutuskan fokus pada isu keberlanjutan lingkungan yang juga memberdayakan ekonomi masyarakat. “Kami percaya bahwa kebijakan publik yang baik adalah yang mampu mengintegrasikan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial secara seimbang,” tambahnya.
Siti Nur Azizah, anggota tim yang bertanggung jawab pada aspek analisis data dan statistik, mengungkapkan bahwa proses penelitian lapangan sangat mengedukasi. “Kami turun langsung ke masyarakat pesisir di beberapa desa di Kendari dan Kolaka. Mendengarkan langsung dari mereka apa tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola sampah plastik laut sangat membuka mata kami,” ujar Siti, yang berasal dari Kota Palu ini. Pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat dalam mengembangkan proposal kebijakan yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktis dan dapat diimplementasikan.
Inovasi Kebijakan Publik yang Menginspirasi
Desain kebijakan yang diajukan tim Unismuh Kendari mendapat pujian dari para juri kompetisi nasional. Proposal mereka mencakup beberapa komponen strategis, mulai dari pembentukan koperasi pengolahan sampah plastik di tingkat komunitas, mekanisme insentif berbasis cash-for-trash untuk mendorong partisipasi masyarakat, hingga pengembangan industri kreatif dari limbah plastik yang diolah.
“Keunikan dari proposal kami adalah model ekonomi sirkularnya yang adaptif dengan konteks lokal,” terang Muhammad Ridho Pratomo, anggota tim yang fokus pada aspek keberlanjutan lingkungan. Menurut Ridho, model tersebut dirancang agar dapat diterapkan tidak hanya di Sulawesi Tenggara, tetapi juga di daerah pesisir lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa. “Kami juga mempertimbangkan aspek gender dan inklusi sosial, memastikan bahwa program ini memberikan manfaat khusus bagi perempuan dan kelompok ekonomi lemah,” tambahnya.
Komponen keempat dalam tim, Eka Putri Maharani, yang berada di angkatan paling junior, bertanggung jawab pada aspek komunikasi kebijakan dan sosialisasi kepada publik. “Meskipun baru di semester ketiga, Eka menunjukkan kontribusi yang sangat signifikan dalam mengartikulasikan proposal kami sehingga mudah dipahami oleh para pengambil keputusan,” ungkap Dr. Nur Fadhilah Syarif. Kehadiran Eka dalam tim juga menjadi refleksi dari komitmen Fakultas Ilmu Pemerintahan Unismuh Kendari dalam mengembangkan mahasiswa berprestasi sejak dini.
Dukungan Penuh dari Institusi
Pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari pimpinan kampus. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Kadir Ramadhani, M.Pd., menyampaikan bangga atas prestasi mahasiswa dan dosen dari Fakultas Ilmu Pemerintahan. “Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya fokus pada aspek akademis semata, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam pengembangan solusi kebijakan publik yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” kata Prof. Abdul Kadir saat memberikan sambutan resmi pada acara penghargaan kampus, Rabu sore ini.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa prestasi ini akan menjadi motivasi bagi mahasiswa dan dosen lainnya untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya-karya akademis berkualitas. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di semua program studi, tidak terkecuali di Fakultas Ilmu Pemerintahan yang telah membuktikan eksistensinya di tingkat nasional,” tuturnya.
Dekan Fakultas Ilmu Pemerintahan, Dr. Ismail Dahlan, S.IP., M.Pol., mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari ekosistem akademik yang mendukung inovasi dan penelitian. “Kami memiliki dosen-dosen yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga memiliki pengalaman praktis dalam birokrasi pemerintahan dan kebijakan publik. Kombinasi ini memungkinkan kami untuk membimbing mahasiswa dengan perspektif yang holistik,” jelas Dr. Ismail. Ia juga mengumumkan bahwa fakultas akan memberikan penghargaan khusus kepada tim pemenang dan dosen pembimbing dengan hadiah uang pembinaan akademis sebesar 15 juta rupiah.
Dampak dan Prospek ke Depan
Prestasi ini diharapkan membuka peluang baru bagi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk meningkatkan visibilitas dan kredibilitas di tingkat nasional. Tidak hanya itu, desain kebijakan yang dihasilkan tim berpotensi untuk diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah Kendari. Beberapa stakeholder lokal, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kendari, telah menunjukkan minat untuk mempelajari lebih lanjut proposal ini dengan tujuan menjadikannya sebagai basis pengembangan program dinas ke depannya.
“Kami akan menjalin komunikasi lebih lanjut dengan Pemerintah Daerah Kendari untuk membahas kemungkinan implementasi proposal ini,” ungkap Dr. Bambang Suryanto. Beliau menambahkan bahwa tim juga berencana untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka dalam jurnal ilmiah internasional dan konferensi akademis. “Dengan cara ini, penelitian mahasiswa kami dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pemerintahan dan kebijakan publik secara global,” katanya.
Bagi mahasiswa angkatan mendatang, prestasi ini menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan kemampuan akademis dan profesional mereka. Dekan Fakultas Ilmu Pemerintahan telah mengumumkan bahwa akan dibuka program inkubasi ide kebijakan publik untuk mendorong mahasiswa lainnya untuk terlibat dalam kompetisi serupa. “Kami ingin menciptakan budaya penelitian dan inovasi kebijakan di kalangan mahasiswa kami. Tim pemenang kali ini adalah pioneer, dan kami yakin akan ada lebih banyak prestasi serupa di masa depan,” harap Dr. Ismail.
Penutup
Prestasi gemilang yang diraih oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Kompetisi Desain Kebijakan Publik Tingkat Nasional 2026 adalah pencerminan dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen terhadap kualitas akademis. Tim Adi Pratama, Siti Nur Azizah, Muhammad Ridho Pratomo, dan Eka Putri Maharani, dengan bimbingan Dr. Bambang Suryanto dan Dr. Nur Fadhilah Syarif, telah menunjukkan bahwa universitas lokal di Kendari mampu bersaing dan bahkan mengungguli universitas-universitas besar lainnya di tingkat nasional.
Kesuksesan ini juga menjadi pesan positif bagi generasi muda Indonesia bahwa pendidikan berkualitas dapat diakses tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di daerah-daerah seperti Kendari. Dengan terus mendorong inovasi dan penelitian, Universitas Muhammadiyah Kendari berpeluang untuk menjadi lembaga pendidikan rujukan dalam bidang ilmu pemerintahan dan kebijakan publik di kawasan Indonesia Timur.
Ke depannya, diharapkan prestasi ini akan menjadi momentum untuk terus meningkatkan standar pendidikan dan penelitian di kampus tersebut, sehingga dapat menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan negara.